3 Siswa MIUS sabet Juara 1 Olimpiade MTK tingkat Nasional Piala Hasri Ainun Habibie

MI Unggulan Sabilillah (MIUS) – Congratulation!!!! Tiga siswa MI Unggulan Sabilillah Lamongan, Jawa Timur atas nama Musthofa kamal Siroj, Essensa Haquemulya dan Achmad Maulana Boy Hoki yang duduk di kelas VI menyabet peringkat pertama tingkat Nasional, yakni kejuaraan Piala Hasri Ainun Habibie yang dilaksanakan di Perpustakaan Nasional (Perpusnas) 26/07/2022.

Kepala MI Unggulan Sabilillah Lamongan, Ustadzah Uswatun Hasanah, MA, mengatakan bahwasanya madrasah sangat mengapresiasi dan bangga dengan raihan prestasi yang telah diperoleh siswanya tersebut.

“Pada intinya pihak madrasah selalu mendukung dan memberikan kesempatan bagi setiap peserta didik MIUS, untuk dapat mengembangkan bakat serta minatnya di bidang apa saja yang dapat mengharumkan nama Madrasah ataupun daerah tercinta,” katanya.

Di lokasi yang sama, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan Ustadz Misbachul Fanani, S.Ag mengungkapkan, prestasi yang sudah diukir oleh ketiga siswa tersebut merupakan salah satu faktor pendorong bagi teman-temannya yang lain, agar terus meningkatkan prestasi dan kemampuannya.

Karena memang harus diakui, saat ini ada beberapa peserta didik MI Unggulan Sabilillah yang juga berhasil meraih prestasi diberbagai bidang.

“Prestasi tersebut baik mulai dari tingkat Kabupaten, provinsi, nasional, hingga internasional,” ucapnya.

Kepala Madrasah mengungkapkan, dengan apa yang telah didapatkan para peserta didik itu tentunya tidak luput dari adanya pembinaan, dukungan serta motivasi yang terus diberikan oleh pihak madrasah kepada para peserta didiknya.

“Harapan semoga anak didik kami terus mampu menumbuhkan jiwa berkompetisi secara baik, yang nantinya tentu saja akan memberikan dampak positif pada perkembangan dan peningkatan kualitas diri anak didik tersebut.” ungkapnya.

Di lain tempat, ketiga siswa tersebut menuturkan bahwa dirinya sangat senang akhirnya dapat mengikuti lomba bergengsi tersebut.
Meskipun mengaku terasa lelah karena harus latihan terus menerus dan mengurangi waktu bermain.

“Namun hal itu tidak menghalangi rasa semangat kami, hingga akhirnya kami bisa meraih juara pertama dalam kejuaraan tersebut di kota Jakarta,” salah satu dari tiga siswa tersebut.

Tulis komentar di sini

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *